Advertisement
Sponsored

Anak Kost Belakang

User Img Profile
Cerita Dewasa @ceritadewasa 27 Dec 2025
Report Share

Aku berasal dari keluarga sederhana di kota di luar jogja, Di jogja ini aku tinggal ngekos di sebuah dusun dekat dengan kampus dan rata-rata rumah disini memang dijadikan kos-kosan, baik untuk putri maupun putra.

Kosanku berada didaerah bagian belakang dusun dan dibagian depanku ada kos putra, disamping ada kos putri, dan di belakang ada kos putri yang dihuni 7 orang. Yang akan aku ceritakan disini adalah pengalamanku dengan penghuni kos putri yang berada di belakang kosku.

Singkat cerita aku dan penghuni kos putra yang lainnya memang sudah kenal dan lumayan akrab dengan penghuni kos putri belakang, jadi kalau ada yang perlu bantuan tinggal bilang saja. Aku sering sekali main ke kosan putri itu untuk sekedar ngobrol-ngobrol saja diruang tamunya, itupun kalau dikosanku lagi sepi, maklum saja aku sendiri yang angkatan tua yang nyaris gak ada kerjaan, sedangkan yang lainnya masih sibuk dengan kuliah dan kegiatan-kegiatan lainnya.Saking seringnya aku main ke kosan belakang, ke-7 chubungan intimk penghuninya sudah sangat terbiasa dengan kehadiranku disana, dan ada satu orang chubungan intimk bernama Ana, tingginya sekitar 165cm, beratnya sekitar 50kg, kulitnya kuning, ukuran Branya mungkin cuma 34A, pernah sehabis mandi masih dengan balutan handuk sejengkal diatas lutut dia lewat didepanku dengan santainya.

Aku yang masih sangat normal sebagai lelaki sempat melongo melihat pahanya yang mulus ternyata, dan dia cuek aja tampaknya.Sampai suatu hari, sewaktu liburan UAS sekitar menjelang sore saat aku datang ke kosan belakang seperti biasa, disana hanya ada Ana sendiri, dia memakai daster bunga-bunga tipis selutut, dia sedang didepan komputer dikamarnya yang terbuka pintunya, kupikir dia lagi mengerjakan tugas“lagi ngapain, An? Yang laen kemana?” tanyaku didepan pintu, “eh Mas Fadil, lagi suntuk nih, lagi ngegame aja, yang laen kan mudik mas, trus Mbak rina kan KKN pulangnya malem terus” jawabnya sambil masih memainkan mousenya“mkata kasark mas”.

“ emang kamu ga mudik juga An?”
“aku kan ngambil SP mas, males klo harus ngulang reguler” jawabnya.“lagi ngegame apa sih?” tanyaku lagi
“ini nih maen monopoly, abis yang ada cuma ini” sambil merubah posisi kakinya bersila dan sempat memperlihatkan pahanya, akupun melongo lagi di sajikan pahanya itu, sampai akhirnya dia sadar dan sambil menutup pahanya dia bilang
“hayo ngliatin apa?”“eh ngga, ga liat apa-apa” jawabku gelagapan
“hayooo ngaku, pasti hasrat ya, dasar cowo” dia bilang
“yeee jangan cowo aja donk yang salah, yang bikin hasrat kan chubungan intim” kataku membela diri
“wuuu ngeles aja” dia bilang sambil melanjutkan gamenya tadi, “eh mas punya film ga? BT nih”
“film apa ya? Yang di tempatku kan dah di tonton semuanya” jawabku
“yaaah apa aja deeeh” dia memohon“apa dong, ya emang udah ga ada lagi, ada juga konten dewasa tuh klo mau”
“mau dong mas mau” dia bilang
aku kaget mendengar itu langsung bilang
“beneran nih, nanti kepengen repot lagi”
“udah sana ambilin, aku iseng ni mas”
“tapi nontonnya bareng ya” kubilang
“iihh ga mau ah, nanti malah mas fadil pengen, bisa diperkosa aku”
“ga bakalan atuh sampe kaya gitu, mau diambilin ga niy? Tapi nonton bareng ya”
“iya deh, ambil sana” pintanya.Secepatnya aku lari ke kos lalu mengcopy konten dewasa yang ada di komputer dikamarku, aku copy yang bagus-bagus saja, kemudian setelah selesai aku langsung berlari ke kamar Ana dan menyerahkannya.

Ana pun langsung mengcopy yang ada di flashdiskku.Kami pun menontonnya, aku duduk berada disebelah kirinya, dan dia duduk sambil memegang bantal. Kami tak ada bicara saat film itu dimulai. Baru beberapa menit menonton, aku mulai hasrat dewasa karena baru kali ini aku nonton konten dewasa sama chubungan intimk yang bukan pacarku berdua saja, kontan saja akupun agak-agak salah tingkah berganti-ganti posisi duduk demi menutupi kata kasarku yang sudah berdiri tegang. Tak berapa lama sepertinya diapun mulai merasakan hal yang sama, nafasnya mulai tak teratur dan agak berat seperti ada yang ditahan, duduknya pun mulai berganti posisi dan sekarang bersila sambil memeluk bantalnya itu. Seandainya aku yang jadi bantalnya, hmmmmm. Akhirnya aku memberanikan diri bertanya“kenapa, An? hayoo”

“apaan sih, ga kenapa-napa ko, mas tuh yang kenapa dari tadi gerak-gerak terus?” dia merengut
“ yahhh, namanya juga nonton konten dewasa An, nontonnya sama chubungan intimk manis berdua aja lagi” kubilang
“emangnya kenapa klo nonton ma chubungan intimk berdua aja”, sepertinya dia memancingku
nekad saja aku bilang“ya, jadi kepengen lah jadinya”
“tuuh kan bener yang aku bilang tadi” Dia melanjutkan
“ mas fadil suka ya begituan?”

Dan aku jawab asal“ya sukalah, enak sih”
“lah kamu sendiri suka nonton konten dewasa ya? Dah dari kapan? Jangan-jangan kamu juga udah lagi?” langsung aku cecar saja sekalian
“iihhh, apaan sih” dia bilang,“udahhh ngaku ajah, udah pernah kan?kalo udah juga ga papa, rahasia aman kok, hehe” aku cecar terus
“mmmm tau ah” dia malu tampaknya, kemudian dia mengalihkan dan bertanya
“mas fadil klo begituan suka jilatin kaya gitu mas” sambil menunjuk adegan cowok lagi jilatin organ intim chubungan intimk
“iya, suka, di oral juga suka, kenapa? Pengen ya hehehe”
“ihhhh orang cuma nanya” jawabnya malu-malu“kamu emangnya belom pernah di oral kaya gitu An?”

“belom lah,aku sebenernya pernah ML 2 kali, tp cowokku ga pernah tuh ngejilatin ‘itu’ku, aku terus yang disuruh isepin ‘anu’nya “ akhirnya dia ngaku juga
“ wahh keenakan cowokmu donk, diisep terus kata kasarnya ma kamu, dah jago dunk, jadi pengen, hehe”
“wuuu sana ma pacarmu sana” katanya
“pacarku kan jauh An” jawabku.

Aku langsung bergeser merapatkan diri disamping dia“ an, mau aku jilatin organ intimnya ga?” aku langsung aja abis udah ga tahan. Dia diam saja, aku cium pipinya diapun menghadapkan mukanya kearahku, aku dekatkan bibirku ke bibirnya dan kamipun berciuman dengan sangat berhasrat. Tangan kiriku mulai meraba toketnya, diapun melenguh “mmmh” sambil tetap berciuman.
“An, udah lama aku pingin ngerasain hubungan intim sama kamu” kataku“aku juga mas, aku kan sering mancing mas fadil, tapi mas kayanya ga ngerasa” dia bilang
“ihh pake mancing-mancing segala, kan tinggal ajak aja aku pasti mau”
“yeee masa aku yang ajak” katanya manja sambil menggelayutkan tangannya dileherku
“berarti boleh dong organ intimnya aku jilat” sambil kuturunkan tanganku ke organ intimnya yang masih terbalut dasternya

“lom diijinin aja tangannya udah megang organ intimku nih” sambil tersenyum kemudian menciumiku.Aku langsung melumat bibirnya sambil mengangkat dasternya hingga tanganku dan organ intimnya hanya dibatasi CD tipis saja. Ana sudah mulai memkata kasarkkan tangannya kedalam celana(saat itu aku hanya menggunakan celana boxer) dan CD ku sampai menyentuh kata kasarku dan kemudian mengelusnya lembut
“mmmhhh Ana sayang”Aku membuka kaosku lalu melepaskan dasternya sekalian hingga tersisa CD dan bra nya saja.
“kamu hubungan dewasai An”

“mas fadil juga kata kasarnya gede, Ana suka banget, Ana isep ya?”
“iya An, aku juga ga sabar pingin organ intim km”
Akupun berdiri, Ana memelorotkan celana sekaligus CDku sampai kata kasarku seperti melompat kedepan mukanya saking tegangnya, Ana sedikit kaget saat melihat kata kasarku yang memiliki panjang sekitar 17cm
“mas, gede ih, pacarku ga segede ini kata kasarnya”Saat dia sudah membuka mulutnya ingin melahap kata kasarku, aku langsung menariknya hingga berdiri
“sebentar sayang, dah ga sabaran pengen isep ya?”
Ana mengangguk manyun
“kita 69 yuk sayang”Aku membuka tali bra nya dan lalu cdnya kuturunkan, terlihat bersih organ intimnya tanpa jembut.

“organ intim kamu bersih sayang”
“baru kemaren aku cukur mas, abis suka gatel kalo ada bulunya, mas suka ngga?”
“suka banget sayang” sambil kuciumi organ intimnya.Ana naik ke kkata kasarrnya dengan posisi telentang mengundangku, akupun naik dan memposisikan kata kasarku berhadapan dengan mukanya lalu mukaku didepan organ intimnya.
Aku mulai menjilati organ intimnya dengan lembut , Ana tanpa ragu memkata kasarkkan kata kasarku ke mulutnya dan mengocoknya perlahan“oughhh, mmmhhh Ana sayang” organ intim Ana terasa sangat legit aku menjilati klitorisnya yang kemerahan
“hmpffhhh….mmmpphhh” Ana melenguh
Sekitar 5 menit kami di posisi ini, kami sudah sama-sama tidak tahan, aku mengubah posisiku berada di atas tubuh telentang Ana dan mengarahkan kata kasarku ke organ intimnya. organ intimnya sudah agak basah setelah oral tadi, aku menggesek-gesekkan kata kasarku sesaat“ohhhh, mkata kasarkin masku sayang, Ana ga tahan lagi mmmmhhh”

Aku senang mendengarnya memohon minta di entot. Aku menekankan kata kasarku perlahan, baru kepalanya yang mkata kasark, agak sulit, aku hentakkan sedikit, Ana menggigit bibirnya, dan akhirnya kata kasarku berhasil memkata kasarki lubang senggamanya, sempit dan seret rasanya membuatku merasakan kenikmatan saat aku awal bercinta dengan pacarku, namun ini terasa lebih mungkin karena lebih menantang.Aku memompa organ intimnya perlahan-lahan, Ana mengikuti gerakanku dengan menggerakkan pinggulnya mengarahkan organ intimnya. Aku genjot terus sambil kupeluk Ana dan menciumi bibirnya yang merah basah.

“mmh. Hmmpppf….sayang enak banget sayang, organ intim kamu sempit banget, kata kasarku kaya dipijet-pijet”“ he emh mas, oughhh terus mas, mkata kasarkin terus mas, biar Ana jepit kata kasarnya, ahhhhh” bicaranya terengah-engah
Aku menggenjot terus sampai akhirnya kata kasarku amblas didalam organ intimnya. Aku semakin cepat memompa liang senggamanya.“ahhh,,ohhhh, masku,,,ohh,,entot aku ohh..enak banget mas sayang, Ana pingin oohhhhh dientot mas terus, ayo ooougghhh” Ana sudah tak karuan omongannya saking menikmatinya.
15 menitan kami bercinta dalam posisi tersebut dan aku memintanya nungging untuk posisi doggy , Ana menurut saja, aku mkata kasarkkan kata kasarku keorgan intimnya lagi dan sekarang sudah agak lancar walaupun masih terasa sempitnya seperti memeras dan menyedot kata kasarku mkata kasark. Aku memegang pantatnya yang mulus bersih sambil aku pompa tak terlalu cepat, Anapun memajumundurkan organ intimnya hingga seperti akan menelan kata kasarku seluruhnya dan sangat nikmat rasanya.

Aku mempercepat genjotanku di organ intimnya, Ana sedikit berteriak kenikmatan
“auhh mas,, mmmhh terus mas, enak ahhh…kata kasar mas…oohhh sayang”
Nafasku semakin memburu dan berhasrat mendengar ocehannya itu membuat genjotanku menjadi sangat cepat
“sayang, aku kluarin dimana sayang…ah ah oughh”“didalem…argh aja sayang auuhhh ga papa, Ana juga mau keluar mmmhhh”
Genjotanku cepat sekali karena spermaku sudah tak tertahankan lagi mau keluar.
“arrrgghhh aku keluar sayanggg”
Dan saat itu juga tubuh Ana mengejang orgasme
“ahhhhhhh, aku juga ssssshh mas”Aku muntahkan spermaku dalam lubang organ intim Ana, aku memutar tubuh Ana dengan kata kasar masih tertancap di organ intimnya,aku memeluk dan menciumnya
“kamu hebat sayang, organ intim kamu hebat jepitannya”
“mas fadil juga”

Dia mengajakku ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh kami, dengan masih tanpa busana kami keluar kamar dan menuju kamar mandi. Aku membersihkan seluruh tubuhnya dengan perasaan sayang yang luar biasa, dan diapun melakukan hal yang sama kepadaku.Setelah selesai membersihkan tubuh kami, kami kembali kekamarnya dan memakai kembali pakaian kami,saat itu dia bilang kepadaku

“makasih ya mas, udah ngasih kepuasan buat aku, enak banget hubungan intim sama kamu mas”
“sama-sama sayang, besok-besok lagi ya?”
“siap mas. Muachh” jawabnya sambil menciumkuAkupun kembali ke kosku dengan hati sangat senang dan saat ada kesempatan berdua kamipun melakukannya lagi. Atau saat sama-sama tidak tahan kami janjian ke hotel untuk memuaskan hasrat kami.

Cerhubungan dewasa Cerhubungan dewasa Cerita pendek Cerita mesum Cerita Dewasa
27 0